Apel Penerimaan KKN Digelar di Setda Kebumen, Mahasiswa Siap Mengabdi di Desa
Apel Penerimaan KKN Digelar di Setda Kebumen, Mahasiswa Siap Mengabdi di Desa
Kebumen, 29 Juli 2025 – Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah menyelenggarakan apel penerimaan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen, Selasa pagi (29/07), bertempat di Gedung Setda Kabupaten Kebumen.
Apel penerimaan dihadiri oleh perwakilan kampus, dosen pembimbing lapangan, pejabat Pemkab, camat dan kepala desa dari wilayah lokasi KKN, serta seluruh mahasiswa peserta. Sambutan Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani disampaikan oleh Asisten I Sekretariat Daerah.
Dalam sambutannya, Pemerintah Kabupaten menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada para mahasiswa yang akan menjalankan pengabdian di berbagai desa di wilayah Kebumen. Kegiatan KKN dinilai bukan hanya sebagai tugas akademik, tetapi juga bentuk nyata dari pengabdian kepada masyarakat dalam semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Kehadiran adik-adik mahasiswa di tengah masyarakat merupakan kesempatan emas untuk belajar langsung dari kehidupan warga, sekaligus membawa semangat perubahan dan inovasi,” ujar Asisten I membacakan sambutan Bupati.
Disampaikan pula bahwa Kabupaten Kebumen memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan, seperti Geopark Kebumen yang telah ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark. Mahasiswa diharapkan turut mengenalkan pentingnya pelestarian lingkungan dan kearifan lokal dalam kegiatan KKN mereka.
Selain potensi, terdapat pula sejumlah tantangan pembangunan daerah seperti kemiskinan, stunting, ketahanan pangan, pemberdayaan desa, hingga transformasi digital. Melalui KKN, mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjawab tantangan tersebut dan menjadi agen perubahan di desa-desa tempat mereka mengabdi.
Kegiatan apel penerimaan berjalan dengan lancar dan penuh semangat. Diharapkan, pelaksanaan KKN ini mampu memberi manfaat ganda, baik bagi mahasiswa sebagai proses pembelajaran di luar kampus, maupun bagi masyarakat sebagai penerima manfaat dari program yang dijalankan.
“Selamat mengabdi dan belajar di tengah masyarakat. Jadilah pribadi yang tangguh dan berkontribusi membangun negeri, dimulai dari desa,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan.
